Senin, 08 Februari 2010

hehe nyoba yooo

Kesempatan emas tak hanya datang tanpa diduga, namun bisa juga diciptakan sendiri. Caranya, cermat melihat peluang. Jika ada posisi penting yang kosong di kantor tempat Anda bekerja sekarang, tak perlu ragu memanfaatkannya. Anda layak bersikap optimistis, karena banyak ‘kartu terbuka’ sudah di tangan Anda. BISA LINTAS DIVISIKesempatan meraih posisi di perusahaan yang sama, tak terbatas hanya di satu bidang yang ditekuni sebelumnya, namun bisa juga lintas divisi. Seperti yang terjadi pada Linda Maria (35), yang kini menempati posisi penting di bidang market research, walaupun sebelumnya ia berkarier di bidang kreatif. “Sekian lama di bidang kreatif, tepatnya sebagai product manager, membuat saya tertekan karena tuntutan ide-ide baru. Saya ingin mencari bidang lain, dan ternyata saya menyukai bidang riset,” ungkap Linda. Kebetulan, posisi yang diincar Linda memang sedang terbuka di kantornya. Ia segera memanfaatkannya dengan mengajukan diri sebagai tenaga volunteer untuk menerjemahkan data-data di kantornya. Ternyata, hasilnya dipujikan, sehingga untuk berbagai macam pertemuan dengan konsultan marketing, dirinyalah yang ditugaskan untuk hadir. Di saat Linda ‘membuktikan diri’ bahwa ia mampu, itu menjadi semacam tes informal yang dilewatinya. Menurut konsultan karier dari Amrop Hever, Rene Suhardono, tak perlu takut melamar posisi menantang yang sama sekali berbeda dari pengalaman sebelumnya. “Selama Anda mampu dan mau melakukannya, coba saja,” kata Rene. Keberanian melamar juga disarankan Rene, tanpa meragukan strata jabatan yang dipegang saat ini. Selama merasa mampu, Anda bisa mengajukan lamaran. PELAJARI TAHAPANNYAPeluang karier ini bisa Anda dengar dari dalam secara informal, atau dari iklan koran. Sebelum melangkah, tentukan dulu tujuan yang Anda inginkan dengan melamar posisi tersebut.Rasa percaya diri adalah komponen terbesar dalam meraih ke-suksesan dan bisa jadi muncul setelah Anda mempertimbangkan hal-hal berikut ini.1 Mempertimbangkan KriteriaLihat kriteria profesi yang ditawarkan, cocokkah dengan diri Anda? Kecocokan itu ditimbang dengan pemikiran mampu dan mau menjalani profesi tersebut. Kejarlah posisi tersebut untuk alasan yang lebih positif. Misalnya, kesempatan yang lebih besar untuk menunjukkan kemampuan, atau memaksimalkan skill yang Anda miliki.2 Jangan Takut Disebut Ambisius Batu sandungan yang Anda hadapi bisa jadi adalah menundukkan ketakutan dalam diri sendiri. Salah satunya, takut disebut ambisius. “Padahal, kata itu bisa berarti positif. Sebutlah, misalnya Anda bisa mencapai posisi yang Anda idam-idamkan, berarti kesempatan Anda untuk menggerakkan suatu tim dengan baik. Atau membantu orang lebih banyak, serta mendukung tim yang lebih besar,” kata Rene.3 Jangan Berpikir GagalIni bukan kompetisi, meskipun Anda berusaha merebut sesuatu yang sifatnya bernilai. Yang penting, Anda telah menggunakan kesempatan dan telah mengetahui aspek-aspek apa saja yang perlu Anda perbaiki. Bagaimanapun, Anda lebih baik dari mereka yang belum berani mencoba. BERSIKAP POSITIF SAAT TESSaat menjalani tes resmi, Anda akan bertemu dengan kandidat lain, yang tidak merasa senyaman Anda. Jika berada dalam kondisi ini, bersikaplah positif, seperti menghormati rekan lain dan membagi informasi umum tentang perusahaan yang lebih dulu Anda masuki.Jika harus melewati tes psikologi, tidak perlu meramu jawaban yang paling hebat. Menempatkan diri sebagai orang yang rendah hati adalah yang terbaik. Pencapaian yang pernah Anda raih di perusahaan ini sebaiknya tidak diucapkan, jika tidak ditanyakan. Setelah tes demi tes terlewati, Anda akan melewati sesi wawancara, yang melibatkan masalah gaji. Kalaupun perusahaan belum bisa memberikan ‘nilai pertukaran’ yang memuaskan, tawarkan negosiasi.

duh

Osteoporosis atau keropos tulang adalah suatu penyakit tulang yang ditandai dengan adanya penurunan masa tulang dan perubahan struktur pada jaringan mikroarsitektur tulang, yang menyebabkan kerentanan tulang meningkat disertai kecenderungan terjadinya fraktur, terutama pada proksimal femur, tulang belakang dan pada tulang radius. Baik pada laki-laki maupun wanita mempunyai kecenderungan yang sama terhadap ancaman fraktur tulang tersebut, walaupun demikian penyakit ini dapat dicegah maupun diobati.
Terdapat beberapa faktor utama sebagai faktor resiko yang berhubungan erat dan mempunyai kontribusi utama terhadap proses perkembangan osteoporosis. Faktor resiko tersebut sering ditemukan, tetapi pada beberapa individu dengan osteoporosis sulit ditentukan dengan jelas faktor resiko osteoporosis tersebut. Hampir separuh masa kehidupan terjadi mekanisme kerusakan tulang ( resorpsi ) dan pembentukan tulang ( formasi). Selama masa anak-anak dan dewasa muda, pembentukan tulang jauh lebih cepat dibandingkan dengan kerusakan tulang. Titik puncak massa tulang ( Peak bone mass ) tercapai pada sekitar usia 30 tahun, dan setelah itu mekanisme resopsi tulang menjadi jauh lebih cepat dibandingkan dengan pembentukan tulang. Penurunan massa tulang yang cepat akan menyebabkan kerusakan pada mikroarsitektur tulang khususnya pada tulang trabekular.